January 1, 2013

Kaleidoskop 2012

"Time flies on restless pinions - constant never." – Friedrich Schiller

Tulisan ini dibuat sejak akhir Desember 2012, tapi belum sempat di-post karena kesibukan baru saya di awal tahun ini. Rasanya seperti baru kemarin saya menulis rangkuman kehidupan saya di post Kaleidoskop 2011. Dan memang serasa baru kemarin, karena di tahun 2012, saya sangat sangat jarang sekali mengupdate blog ini. Ada beberapa draft blogpost yang sudah saya tulis, namun hanya 1/2 jalan, belum selesai, lalu ditinggal selama berbulan-bulan. Haish.. better luck this year!

Januari
Tahun baru, semangat baru! Belajar hidup lebih irit, lebih baik mengatur keuangan pribadi, dan menghargai hasil jerih payah lebih lagi, apalagi pengeluaran tambah banyak sejak pindah dari Cikarang ke Jakarta. Oya, di awal tahun 2012, saya bersama teman-teman Suitmedia merencanakan pergi liburan ke Lombok, tapi batal di hari-H karena cuaca dan akhirnya malah jalan-jalan di Bali. However, tetep seruuu!! :)

Februari
Di bulan ini, salah satu project Suitmedia yang paling seru dan saya handle akhirnya go live, yaitu re-development website salah satu low-cost airline Indonesia. Proses migrasinya pun melibatkan beberapa tim yang lokasinya tersebar di beberapa negara: Indonesia, Thailand, Swiss (?), dan bikin gak tidur beberapa malam. Sempat ada miskomunikasi di kalangan tertentu, tapi akhirnya semua bisa teratasi dengan baik. Dari sisi technical, yang paling challenging adalah bagaimana website tetap running well ketika ada hit ribuan visitors datang pada waktu yang bersamaan – waktu itu lagi ada promo tiket Rp 139ribu.


December 26, 2012

Aplikasi Wajib untuk Android

Android merupakan sistem operasi smartphone yang paling populer saat ini. Berdasarkan hasil penelitian Gartner tentang data penjualan mobile phone pada Q3/2012, Android menempati urutan pertama untuk mobile operating system, yaitu 72.4% dari market share seluruh dunia, jauh meninggalkan iOS di urutan kedua (13.9%). Bagi beberapa pengamat bisnis (dan para Apple fanboy tentunya), market share Android yang lebih besar daripada iOS ini bukanlah masalah. Meskipun katanya men-develop aplikasi iOS itu lebih menguntungkan, namun bagi developer yang ingin supaya aplikasinya di-download lebih banyak orang, Android pastinya jadi pilihan utama.

Google Nexus series


Sebagai pengguna Android selama beberapa tahun terakhir, saya ingin berbagi tips aplikasi apa saja yang wajib di-install oleh pengguna Android yang masih baru.

Messaging
1. WhatsApp – sms killer
2. Skype – best for video call
* Honorable mention: Line, Kakao Talk, FB Messenger

Browsing
3. Chrome – sync with your computer
4. Opera Mini – compressed data via proxy
* Honorable mention: Firefox

Productivity
5. Wunderlist – todo list
6. Evernote – take note for everything
* Honorable mention: Kingsoft Office

Entertainment
7. MoboPlayer – movie player
* Honorable mention: IMDB

Reading
9. Flipboard – social news magazine
10. Aldiko – ebook reader
11. Pocket – read it later
* Honorable mention: Kindle, Currents

Utilities
12. SwiftKey – smart keyboard
13. Dropbox – sync your files
14. Astro File Manager – file browser
* Honorable mention: App2SD, Bluetooth File Transfer

Time Killer
15. Angry Birds series
16. Cut The Rope series
* Honorable mention: FIFA 12

Photo Editor
17. Pixlr-o-matic – retro effects for your photos
18. Photo Grid – photo grid & collage creator
* Honorable mention: Camera Zoom FX

Geeks
19. ConnectBot – SSH client
* Honorable mention: TeamViewer

Inspiration
19. Alkitab – life guidance O:-)
20. TED – ideas worth spreading

Kalau ada aplikasi Android lainnya yang menurut Anda must-have, silakan disampaikan melalui komentar ya. Cheers! :)


February 12, 2012

Short Trip to Bali

Kamis, 26 Januari 2012, saya dan teman-teman Suitmedia, mengadakan annual gathering ke Lombok dan Bali. Acara ini sebenarnya sudah direncanakan beberapa bulan sebelumnya dan sempat mengalami beberapa perubahan rencana. Awalnya sempat tercetus gagasan untuk gathering ke negara tetangga, supaya lebih open minded terhadap kemajuan teknologi. Namun karena jumlah orang di semua business unit bertambah banyak dan load pekerjaan di akhir tahun cukup tinggi, akhirnya acara annual gathering (aka. internal agency training — kalau kata Mike) dipindah ke dalam negeri saja dan dilaksanakan di awal tahun 2012.

Suitmedia at Kuta Beach

Setelah menyelesaikan PR dari beberapa klien sampai jam 3 pagi di kantor, akhirnya bisa sedikit tenang bisa meninggalkan Jakarta tanpa perlu membawa laptop. Jam 10 pagi, kami bertiga puluhan menyewa taksi menuju Terminal 1C Bandara Soeta. Jadwal keberangkatan Batavia Air ke Denpasar hari itu seharusnya jam 1 siang, tapi ternyata delay, as always, sampai 1,5 jam.

Jam 4an sore WITA, kami tiba di Bandara Ngurah Rai, rencananya mau langsung naik bis menuju Padangbai. Itinerary yang sudah disusun untuk 3 hari pun sebenarnya semuanya berkegiatan di Lombok. Sayangnya cuaca hari itu sedang tidak baik, gelombang laut sedang tinggi sehingga pelabuhan pun tutup selama beberapa hari. Plan B — naik pesawat dari Denpasar ke Lombok — pun tidak bisa dilakukan akibat delay Batavia Air sebelumnya. Akhirnya, dengan terpaksa seluruh itinerary yang sudah dirancang Dandy dibatalkan. Itinerary yang baru pun dirancang spontan di Denpasar berbekal koneksi Dandy dan Mike di Bali.

Tiba di Bandara Ngurah Rai, Bali

Hari pertama, kami hanya numpang lewat ke Kuta dan Seminyak. Tempat singgah pertama ternyata malah rumah makan khas Jakarta, Warung Batavia di Kuta. Tapi berhubung perut sudah krucuk-krucuk — jam 9 malam waktu setempat — apapun itu yang penting bikin kenyang. Selesai makan malam, kami melanjutkan perjalanan ke Seminyak dan menginap di Grandmas Hotel. Sekitar 200 meter dari hotel adalah pantai Seminyak. Malam itu kelihatan sekali bahwa gelombang laut sangat tidak bagus, pantas saja pelabuhan ditutup. Tepat di ujung jalan menuju pantai, ada hotel Anantara yang mana punya sebuah club/bar terbuka di lantai paling atas. Karena waktu itu bukan akhir pekan dan sudah larut malam, suasana seolah-olah seperti club pribadi. Sofanya berbentuk kasur, langsung menghadap ke Samudera Hindia, great view! Jadi terpikir suatu saat kalau backpacking ke sana, semoga bisa menumpang tidur di club tersebut hanya dengan memesan segelas Bintang/Heineken :p haha..

SOS Supper Club at Anantara Bali

Hari kedua, kami berangkat agak kesiangan menuju Kintamani. Kalau di peta, Seminyak itu di kiri bawah, Kintamani itu di kanan atas. Pantas saja kalau perjalanan ini memakan waktu beberapa jam. Satu hal yang kurang mengenakkan di Kintamani adalah para penjual oleh-oleh di sana sangat memaksakan jualannya ke para turis. Seusai makan siang dan mengunjungi Danau Batur, kami kembali ke selatan pulau Bali. Niatnya mengejar sunset di Tanah Lot, tapi sayangnya cuaca tidak mendukung, akhirnya hanya sekedar "touchdown" di Pura Tanah Lot. Hari semakin malam, kami beranjak untuk makan malam di Jimbaran. Sea food nya enak-enak, terutama sambal bawang khas Bali, ditambah lagi pemandangan laut nya malam itu nggak kalah oke. Kami kembali ke penginapan di Seminyak menjelang tengah malam. Perut kenyang, semua senang :)

Suitmedia Crew at Tanah Lot, Bali

Hari ketiga, kami berangkat lebih pagi meninggalkan Seminyak menuju Monkey Forest di Ubud.  Setelah puas melihat-lihat monyet (aneh ya?), kami mampir makan siang dulu di tengah sawah, masih di Ubud. Lagi-lagi menu nya sea food, nggak kalah enak dari sea food Jimbaran, dan yang paling penting sambal bawang khas Bali nya maknyus! :) Usai makan siang, kami menyempatkan diri ke pusat oleh-oleh Krisna dan Joger, di Kuta, sebelum menuju tempat wisata terakhir, the famous Kuta Beach. Well, kalau dibandingkan pantai-pantai lainnya di Indonesia — misalnya Karimunjawa, Pulau Seribu, dll — keindahan Pantai Kuta ini sebenarnya tidak ada apa-apanya. Jadi ingat jurnalis Time pun pernah mengkritik pemerintah Bali karena tidak bisa mengurus Kuta. But then, rasanya ada yang kurang kalau ke Bali tanpa "touchdown" di Kuta. Dari Kuta, kami langsung menuju ke Bandara Ngurah Rai. Sempat khawatir karena ada satu rombongan mobil yang terancam ketinggalan pesawat karena terjebak macet di jalan. Untungnya, mereka semua bisa menyusul di detik-detik terakhir check in, sambil ngos-ngosan tentunya XD. Untuk perjalanan pulang ini, kami naik pesawat milik maskapai Citilink, tarifnya terjangkau dan berangkatnya on time :) #promosi. Jam 10 malam WIB, kami tiba dengan selamat di Bandara Soeta, setelah mengalami penerbangan di cuaca yang kurang baik.

Suitmedia at Monkey Forest, Ubud

Well, meskipun sangat singkat, tapi 3 hari tersebut lumayan memberi penyegaran buat teman-teman yang sudah bekerja keras sepanjang tahun. Salut sama Dandy dan Mike yang bisa arrange rencana perjalanan secara spontan untuk 30an orang. Selain itu, teman-teman pun bisa saling mengenal satu sama lain di antara semua business unit: tim Jakarta, Bandung, BukaLapak, HijUp dan Buzz. Semoga kita bisa bekerja lebih baik lagi, lebih fun tapi tetap profesional. Semoga spirit GWP (Great Work Place) bisa terbawa ke Suitmedia :)

Let's achieve more!

*) Photos credit to @zarathezara, @akhmadamal, @diajenglestari