Thursday, 3 June 2010

How To Sync Google Contacts with Phone Contacts Using SyncML

Some days ago I lost all my cell phone contacts due to silly factory reset. Unfortunately, I did backup my contacts 1.5 years ago. Yeah, it's been so long time, but it's better than no backup at all, rite. To prevent this silly thing happen in the future, I should backup my cell phone contacts regularly.

There are two major ways to do backup your cell phone contacts: offline backup and online backup. Offline backup means you store your phone contacts in a file located on your phone memory card or your PC. Your cell phone usually has this feature (to backup contacts to memory card). Otherwise, you can use cable data (or bluetooth) and your phone PC suite to sync your contacts to your PC.

Another method is online backup. You can store your phone contacts in the cloud. I prefer Google Contacts for this purpose, because I use Gmail for my primary email. Actually Google has a service called Google Sync, which is using Exchange ActiveSync technology, that implemented in recent smartphones, such as BlackBerry, iPhone, Windows Mobile phone, Nokia S60. For "not-so-classic phones" user, like me with my LG KU380, you can still use Google Sync service by using SyncML, which is platform-independent information synchronization standard. Here I will describe how to sync your cell phone contacts (in my case: LG KU380) with Google Contacts using SyncML:
  1. On your cellphone, go to menu [0] Connectivity → [2] Server sync → [3] Server synch. centre. You may find it on another menu if you use different phone.
  2. Add new server synch. centre
    • Profile name: Google
    • Host address: https://m.google.com/syncml
    • Username: <your gmail address>
    • Password: <your gmail password>
    • Contacts: On
    • Contact name: contacts
    • Sync type: Normal
    • Access point: <your cellphone APN>
  3. Prepare your Google Contacts, especialy "My Contacts" group, because only this group that will be synchronized with your cell phone contacts.
  4. Synchronize your contacts
    • Go to menu [8] Contacts → [8] Settings → [2] Synchronize contact, or
    • Go to menu [0] Connectivity → [2] Server sync → [1] Connect
VoilĂ ! Your phone contacts is synchronized with Google contacts. Now you can add/update/delete contacts through your cellphone or Google, then sync it later. If your cell phone doesn't have feature for autosync, then you should sync it manually and regularly.
    Just my another $0.02. Cheers! :)

    Monday, 29 March 2010

    3 Idiots

    "aal izz well.. aal izz well.."

    3 IDIOTS. Inilah film India (Bolywood) terbaik yang pernah ada. Film bergenre drama komedi ini sudah memenangkan berbagai penghargaan di tanah airnya, selain memecahkan rekor sebagai film India yang meraih pendapatan tertinggi. Oya, ini mungkin film India kedua yang pernah saya tonton sampai selesai ini (setelah "Slumdog Millionaire"). Jarang-jarang lho saya nonton film India :p

    "3 Idiots" bercerita tentang persahabatan 3 mahasiswa teknik (Rancho, Farhan, Raju) di sebuah kampus terbaik di India. Rancho adalah seorang anak jenius dari keluarga kaya yang betul-betul menyukai teknik mesin. Farhan adalah mahasiswa salah jurusan, yang sebenarnya menggemari fotografi, tapi terpaksa kuliah di teknik mesin karena dipaksa orang tuanya. Sedangkan Raju adalah seorang dari keluarga miskin dan ia sangat terbeban karena menjadi satu-satunya harapan di keluarganya. Ketiganya dikonfrontasikan dengan dekan mereka, Prof. ViruS, yang terkenal dengan gaya pendidikannya yang kolot, kaku, dan semena-mena, hingga pada suatu saat Raju pun melakukan percobaan bunuh diri karena mengalami tekanan batin.

    [Spoiler]

    "3 Idiots" juga menyuguhkan berbagai adegan wajib film India, antara lain: joged India (pas bagian ini mending tidur aja :p), ada yang bikin ketawa dan nangis, ada tokoh yang mati, ada satu wanita cantik (pasangan tokoh utama) yang memiliki kedekatan dengan tokoh antagonis, dsb. Tapi, overall, ada banyak pesan moral yang bisa diambil dari film ini, baik untuk pelajar, guru, maupun orang tua. Sebuah film yang sayang sekali kalau dilewatkan (mumpung ada di bioskop). Saya beri rating 9.5/10 untuk film ini! Very recommended!



    Don't run behind success. Follow behind excellence, 
    and success will come all way behind you.

    Tuesday, 2 March 2010

    50 Tips untuk Hari yang Lebih Baik

    Beberapa tips untuk menjalani hari-hari kita dengan lebih baik:
    1. Pikirkan hal-hal yang baik sebelum tidur
    2. Katakan pada diri kita bahwa hari ini adalah hari yang baik
    3. Bangun lebih pagi beberapa menit dari biasanya
    4. Jangan persulit masalah apapun
    5. Buatlah to-do-list untuk sepanjang hari ini
    6. Carilah inspirasi yang membuat kita merasa lebih baik
    7. Sarapan yang sehat
    8. Lakukan stretching di pagi hari
    9. Jaga kesehatan dan penampilan
    10. Hormati diri kita, katakan hal-hal yang baik tentang diri kita
    11. Bersikap positif sepanjang hari
    12. Usahakan sering tersenyum
    13. Jangan terlalu reaktif untuk hal-hal negatif
    14. Hitung sampai 10 sebelum kita marah-marah
    15. Berpikir dulu sebelum bertindak
    16. Gak usah terlalu serius
    17. Berikan perhatian kepada orang-orang di sekitar kita
    18. Ambil sudut pandang positif terhadap situasi di sekitar kita
    19. Hormatilah orang lain
    20. Pergunakan waktu dengan bijaksana
    21. Beristirahatlah sesekali
    22. Bersikaplah dewasa dalam menghadapi segala sesuatu
    23. Banyak-banyak tertawa :)
    24. Dengarkan saran/masukan dari orang lain
    25. Perbanyak makan buah
    26. Selalu lakukan yang terbaik
    27. Jangan berlarut-larut dalam kesedihan
    28. Jauhilah orang-orang yang membawa pengaruh negatif
    29. Bersikaplah sopan dan baik hati
    30. Bangunlah persahabatan
    31. Hati-hati dalam bertutur kata
    32. Syukuri apa yang ada
    33. Pergunakan energi kita dengan bijaksana
    34. Olahraga
    35. Pakailah sepatu yang nyaman
    36. Perbanyak minum air putih
    37. Jangan makan sembarangan
    38. Jangan kebanyakan minum kopi
    39. Beri reward pada diri kita setiap kita berhasil melakukan sesuatu
    40. Sebelum pulang, buatlah to-do-list untuk besok
    41. Gunakan waktu yang ada bersama orang-orang yang kita sayang
    42. Keep in touch dengan keluarga dan sahabat
    43. Milikilah hobi
    44. Jangan menyesali masa lalu, berpikirlah untuk masa depan
    45. Buatlah catatan harian
    46. Mandilah dengan santai 
    47. Persiapkan apa yang kita butuhkan besok sebelum tidur
    48. Baca buku atau dengarkan musik lembut pengantar tidur
    49. Bercintalah (khusus bagi yang sudah berkeluarga) :p
    50. Jangan bergadang
    Terjemahan bebas dari DumbLittleMan: 50 Ways You Can Create a Better Day. Ada yang mau menambahkan? Have a blessed day! :)

    Sunday, 10 January 2010

    Libur Akhir Tahun: Solo & Jogja

    "Vacation is what you take when you can't take what you've been taking any longer."

    Setelah beberapa bulan bekerja ekstra, akhirnya liburan akhir tahun yang ditunggu-tunggu tiba. Beruntung, saya mendapat libur dari kantor selama 4 hari kerja, sehingga totalnya saya bisa beristirahat selama 10 hari, 25/12 - 3/1. Pada kesempatan itu saya sempatkan diri untuk berlibur selama 3 hari di Solo dan Jogja, tempat kelahiran dan kota di mana saya menghabiskan masa kecil.


    Berangkat seorang diri dari stasiun Bandung (Senin 28/12) jam 8 malam, saya menghabiskan malam itu di dalam kereta api Lodaya. Di masa liburan akhir tahun seperti itu, harga tiket ternyata sangat tergantung hari keberangkatan, tidak peduli itu untuk kelas dan jurusan yang sama. Sembilan jam kemudian tibalah saya di stasiun Solo Balapan.. jadi inget lagunya Didi Kempotning setasiun balapan, kuto solo sing dadi kenangan, kowe karo akuuu.. halah.. XD

    (Selasa 29/12) Setelah makan nasi liwet khas Solo, kami, saya dan dua saudara yang menjemput saya, langsung beranjak ke rumah Oma, bersilaturahmi dengannya selama beberapa jam, kemudian dilanjutkan dengan nyekar ke makam Eyang. Setelah itu, saatnya berkuliner makan siang dengan Tahu Kupat, makanan khas Solo lainnya.



    Friday, 11 December 2009

    Go For Extra Mile

    Ah, hampir saja saya lupa punya blog :). September sampai Desember adalah bulan-bulan paling sibuk bagi tim saya di kantor, sebut saja masa development. Empat bulan ini kami sedang mengerjakan suatu produk untuk dipasarkan mulai awal tahun depan. Produk ini bukanlah produk inovasi baru. Namun tiap tahun selalu saja ada improvement untuk mengurangi material cost sambil tetap mempertahankan atau malah meningkatkan kualitas. Terdengar kontradiktif, but that is the challenge.



    Grafik di atas menggambarkan load kerja saya selama bekerja di kantor ini. Sumbu X menyatakan bulan ke berapa dihitung sejak saya mulai bekerja dan sumbu Y menyatakan load kerja. Pada mulanya (1-3), rata-rata saya sudah pulang ke rumah sekitar jam 8 malam, serta jarang bekerja di akhir pekan. Tapi saat ini, bisa Anda bayangkan dari grafik di atas. fiuh..

    Di kantor ini saya menemui rekan-rekan yang bekerja secara "go for extra mile". Mereka adalah tipe-tipe pekerja keras, smart & hard worker. Salah satu ciri-ciri orang yang "go for extra mile" yang saya perhatikan, mereka rela bekerja overtime bukan sekedar untuk meningkatkan saldo tabungan karena "argo"-nya jalan terus, tetapi karena merasa bertanggung jawab atas project yang sedang dikerjaan. Jadi, tak heran kalau mereka pasti "rela" overtime tak dibayar, jika sudah dihadapkan dengan deadline. Kalau di kantor saya, contoh praktisnya, mereka pasti pernah "rela" pulang lewat tengah malam, entah jam 1, 2, atau 5 pagi. Bahkan bos expat saya pun pernah menginap di kantor :|.  ♫ papa gak pulang beibeh..

    Poin penting di sini bukanlah di jumlah waktu overtime, tetapi bagaimana usaha yang telah mereka lakukan untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Mereka pastinya orang-orang yang memegang peranan penting selama masa development, dan tentu saja karier mereka pasti bagus asalkan manajemen perusahaan tidak bodoh. Semangat itulah yang perlu dicontoh, "go for extra mile", apapun bidang pekerjaan yang sedang kita jalani.

    Mengutip Billy Boen, penulis buku "Young On Top",
    Go For Extra Mile - Untuk selalu berusaha berbuat lebih dari yang diharapkan, jangan mudah puas dengan hasil yang telah kamu capai. Ketika kamu mampu melakukan hal ini, kamu akan berada di atas rata-rata kebanyakan orang.

    Wish us luck.. :)

    "Love your job but never fall in love with your company,
    because you never know when the company stops loving you.
    "
    -- Narayana Murthy