Salah satu gadget yang sedang naik daun saat ini adalah BlackBerry (BB). Di kota-kota besar di Indonesia, terutama di Jakarta, pengguna BB mungkin bisa dianggap orang paling gaul sedunia, mungkin juga karena Obama pakai BB. Tim pemasaran BB pun sepertinya pintar memanfaatkan pasar Indonesia yang cenderung konsumtif terhadap barang-barang berharga tinggi, karena kebanyakan dari mereka membeli sesuatu bukan karena kebutuhan, melainkan karena gengsi.
Suatu hari seorang teman bertanya kepada saya, BB itu sebenarnya apa sih. Dia bertanya demikian karena teman-temannya yang kaya banyak yang membeli BB. Adapun sebenarnya BB hanyalah sebuah smartphone yang dilengkapi dengan teknologi email-push. That's it! Menurut saya, tidak ada yang spesial dari BB kecuali email-push-nya. BB = smartphone + email-push.
Lalu, apa itu email-push? Email-push merupakan teknologi yang memungkinkan kita bisa menerima email mirip seperti saat kita menerima SMS. Jadi, setiap ada email masuk inbox kita, email tersebut akan langsung dikirimkan dari server ke client BB secara otomatis tanpa campur tangan pengguna. Berbeda dengan teknologi pada mobile phone biasa, kita menerima email hanya setelah kita secara aktif mendownload email-email tersebut dari server (POP3, IMAP), seperti halnya dalam menggunakan Outlook atau Thunderbird. Teknik ini sering disebut email-pull, kebalikan dari email-push.
Maraknya penggunaan BB ternyata berpengaruh pada trafik email karena pengguna BB jadi lebih mudah menerima dan mengirim email. Namun, karena tampilan layar gadget yang relatif kecil, pengguna BB (dan ponsel lainnya) biasanya malas untuk menulis email yang panjang lebar. Akibatnya, email yang dikirim pun disingkat-singkat dan tak jarang berupa junk! Untuk yang terakhir ini, saya sering geregetan sendiri. Sebuah diskusi panjang lebar di suatu milis serius (bukan milis junk) malah dicemari dengan sebuah email yang cuma 1 kalimat, itu pun out of topic -_-". Bahkan ada juga email yang cuma beberapa huruf, seperti "??". Andai email seperti itu untuk membahas topik junk, saya tentu memakluminya. Tapi kalau di topik yang bukan junk, bukankah itu pertanda orang yang tidak mengerti netiket?! Dengan email junk seperti itu ditambah signature "Sent from my BlackBerry", "Powered by BlackBerry" atau sejenisnya, menurut saya hal ini malah lebih berkesan pamer, sok gaul...
Akhir kata, jika Anda bukan orang yang mobile atau Anda jarang pakai email, BB bukanlah pilihan yang tepat bagi Anda kecuali kalau Anda sedang bingung membelanjakan uang Anda :). Dan, mari kita baca lagi netiket, terutama dalam berkomunikasi via email.
cheers...
![]() |
| BlackBerry - ©WildeHerb |
Suatu hari seorang teman bertanya kepada saya, BB itu sebenarnya apa sih. Dia bertanya demikian karena teman-temannya yang kaya banyak yang membeli BB. Adapun sebenarnya BB hanyalah sebuah smartphone yang dilengkapi dengan teknologi email-push. That's it! Menurut saya, tidak ada yang spesial dari BB kecuali email-push-nya. BB = smartphone + email-push.
Lalu, apa itu email-push? Email-push merupakan teknologi yang memungkinkan kita bisa menerima email mirip seperti saat kita menerima SMS. Jadi, setiap ada email masuk inbox kita, email tersebut akan langsung dikirimkan dari server ke client BB secara otomatis tanpa campur tangan pengguna. Berbeda dengan teknologi pada mobile phone biasa, kita menerima email hanya setelah kita secara aktif mendownload email-email tersebut dari server (POP3, IMAP), seperti halnya dalam menggunakan Outlook atau Thunderbird. Teknik ini sering disebut email-pull, kebalikan dari email-push.
Maraknya penggunaan BB ternyata berpengaruh pada trafik email karena pengguna BB jadi lebih mudah menerima dan mengirim email. Namun, karena tampilan layar gadget yang relatif kecil, pengguna BB (dan ponsel lainnya) biasanya malas untuk menulis email yang panjang lebar. Akibatnya, email yang dikirim pun disingkat-singkat dan tak jarang berupa junk! Untuk yang terakhir ini, saya sering geregetan sendiri. Sebuah diskusi panjang lebar di suatu milis serius (bukan milis junk) malah dicemari dengan sebuah email yang cuma 1 kalimat, itu pun out of topic -_-". Bahkan ada juga email yang cuma beberapa huruf, seperti "??". Andai email seperti itu untuk membahas topik junk, saya tentu memakluminya. Tapi kalau di topik yang bukan junk, bukankah itu pertanda orang yang tidak mengerti netiket?! Dengan email junk seperti itu ditambah signature "Sent from my BlackBerry", "Powered by BlackBerry" atau sejenisnya, menurut saya hal ini malah lebih berkesan pamer, sok gaul...
Akhir kata, jika Anda bukan orang yang mobile atau Anda jarang pakai email, BB bukanlah pilihan yang tepat bagi Anda kecuali kalau Anda sedang bingung membelanjakan uang Anda :). Dan, mari kita baca lagi netiket, terutama dalam berkomunikasi via email.
cheers...

31 comments:
Thank you for leaving a comment :)